KONTROVERSI KEBIJAKAN FISKAL NON-ZAKAT KHALIFAH UMAR BIN KHATTAB

  • Difi Dahliana UIN Antasari
  • Muhammad Riqki Akbar
  • Surya Agusriadi
  • Wira Edi Dastia
Keywords: Khalifah Umar bin Khattab, Kebijakan Fiskal, Instrumen Non-Zakat.

Abstract

Kebijakan fiskal Khalifah Umar bin Khattab sangat inovatif, terutama yang berkaitan dengan instrumen non-zakat. Namun, kebijakannya sering dianggap kontroversial karena kebijakannya berbeda dengan kebijakan yang sebelumnya dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW dan khalifah Abu Bakar Ash-Siddiq pada periode sebelumnya. Hal tersebut membuat penulis tertarik untuk melakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimana kebijakan fiskal instrumen non-zakat yang kontroversial tersebut. Hasil studi pustaka ini menunjukkan bahwa pada masa pemerintahannya inovasi instrumen non-zakat yang kontroversial ditemukan dalam kebijakannya tentang ghanimah, kharaj, jizyah, dan ushur. Inovasi kontroversial tersebut dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan, kemanfaatan, dan pemerataan ekonomi. Sehingga inovasi menghasilkan perubahan positif bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat, baik muslim maupun non-muslim.

Published
2023-02-28
How to Cite
Dahliana, D., Akbar, M., Agusriadi, S., & Dastia, W. (2023). KONTROVERSI KEBIJAKAN FISKAL NON-ZAKAT KHALIFAH UMAR BIN KHATTAB. Syar’ie: Jurnal Pemikiran Ekonomi Islam, 6(1), 59-69. https://doi.org/10.51476/syarie.v6i1.411
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.