Masuknya Inggris ke Australia dan Dampaknya Bagi Suku Aborigin

Zuliani Putri, M Reza Pahlevi

Abstract


Artikel ini memakai metode penelitian kepustakaan. Studi kepustakaan ialah metode pengumpulan data dengan metode mereview buku, dokumen, catatan, serta berbagai macam laporan yang berhubungan dengan permasalahan yang hendak diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peristiwa masuknya Inggris ke Australia, serta dampak bagi kelangsungan hidup suku Aborigin. Bangsa Eropa yang pertama kali membuka rute pelayaran ke benua Australia adalah Potugis, yang melakukan pelayaran samudera pada tahun 1511. Pada tahun 1606, Spanyol juga menjadi salah satu bangsa Eropa yang membuka rute pelayaran untuk menemukan benua Australia. Setelah rute pelayaran tersebut terbuka bangsa Eropa lainnya juga mulai melakukan pelayaran untuk menemukan benua Australia. Salah satu bangsa Eropa yang melakukan pelayaran untuk menemukan benua Australia adalah Belanda. Para pendatang tidak mengakui adannya suku-suku pribumi di Australia dan hanya memandang Australia sebagai daerah yang tidak berpenghuni (terra nullius). Sedangkan, bagi suku-suku pribumi terutama bagi suku Aborigin, para pendatang tersebut dianggap sebagai penajah, sebagai ancaman yang mengambil wilayah tersebut. Bagi suku Aborigin wilayah Australia adalah milik mereka, karena mereka telah menempati wilayah tersebut selama ribuan tahun.


Keywords


Inggris; Australia; Aborigin

Full Text:

PDF

References


Ardianto, D., & Firman, H. (2017). Apakah “Teori Bumi Datar” dapat Dipandang sebagai Realita? Journal of Science Education And Practice, 1(1), 67–78.

Attwood, B. (2006). Telling the Truth About Aboriginal History (1st ed.). Southwood Press.

Erlina, M. (2019). Sejarah dan PerkembanganMultikulturalisme Hingga Penghapusan White Australia Policy. ZAIT GEIST, 2(1), 33–45.

Ezri, A. I., Dwi, A. P., & Syofirman, S. (2020). Pengaturan Hukum Internasional Mengenai Hak Asasi Manusia dan Penerapan Terhadap Perlindungan Suku Aborigin di Australia [Universitas Bung Hatta]. http://repo. bunghatta.ac.id/id/eprint/1580

F, K. I., Nurhasanah, L., Al-zahra, N., S, O. B., I, Y. A., & Ramadhan, I. R. (2022). Penerapan Kebijakan Immigration Restriction Act di Australia. Bihari: Jurnal Pendidikan Sejarah Dan Ilmu Sejarah, 5(1), 70–84.

Fitriana, F. N., Putri, M., Nurhayati, N. D., & Muhanditsah, S. (2022). Kejayaan Muhammad Al-Fatih dalam Menaklukkan Konstantinopel Tahun 1453 Masehi. Nusantara Hasana Journal, 2(2), 60–66.

Furqan, A. (2016). Posmodern Dan Sastra Indigenous Australia. Poetika, 4(2), 85.

Harini, V. S. (2020). Lebih Dekat dengan Benua Kangguru. In Kekata Group (1st ed.). Kekata Group.

Hartati, A. Y. (2014). Politik dan Pemerintahan Australia. Wahid Hasyim University Press.

Hidayat, A., & Aditya, M. F. (2021). Organisasi Negara-Negara Persemakmuran Inggris: Kesuksesan Filosofi Inggris dalam Mendominasi Kolonialisme dan Imperialisme Modern. SOLIDARITY: Journal of Social …, 1(2), 114–128.

Kaswati, A. (2019). Peranan Orang Portugis Dan Spanyol Dan Pengaruhnya Terhadap Penemuan Benua Australia 1770. Akademika: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 18(2), 21–26.

Kurniawan, D. A. (2020). Kondisi Australia Prakolonial (Sebelum Kedatangan Bangsa Inggris). Candi, 20(1), 46–57.

Macintyre, S. (2015). A Concise History of Australia. In 4 (Ed.), News.Ge. Cambridge University Press.

Mansur, M. (2018). Perdagangan Dan Penjajahan: Studi Mengenai Pengaruh Komoditi Cengkeh Pada Abad X Sampai Abad XVI. Seminar Nasional Banda Naira (SEMNAS-BN), 81–95.

Mustofa, A. Z. (2020). Konsep Kesakralan Masyarakat Emile Durkheim: Studi Kasus Suku Aborigin di Australia. Madani Jurnal Politik Dan Sosial Kemasyarakatan, 12(03), 265–280.

Mutawally, A. F. (2021). Sejarah Singkat Australia Zaman Pelayaran Bangsa Eropa dan Pembentukan Persemakmuran. 0sf.Io.

Ray, A. J. (2016). Aboriginal Rights Claims And The Making And Remaking Of History. In McGill-Queen’s University Press. McGill-Queen’s University Press.

Setioboro, S. (2018). Sejarah Masuknya Islam Di Australia [Universitas Islam Sultan Agung]. In Repository Universitas Islam Sultan Agung. http://repository.unissula.ac.id/13571/

Sumiatie. (2015). Sejarah Australia. In The American Historical Review. https://www.academia.edu/36299351/Sejarah_Australia_and_Oceania

Utari, D. R. (1999). Koionisasi bangsa Inggris di Australia dan Akibatnya bagi Kelangsungan Hidup Suku Aborigin. In Digital Repository Universitas Jember. https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/102087




DOI: https://doi.org/10.32502/jdh.v2i2.5664

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Danadyaksa Historica

 Indexed by :