PATCH TRANSDERMAL DARI FRAKSI N-HEKSAN EKSTRAK RUKU-RUKU (Ocimum tenuiflorum L.) SEBAGAI ANTIINFLAMASI

Main Article Content

Barmi Hartesi
Desi Sagita
Lili Andriani

Abstract

Patch merupakan sediaan transdermal dengan penghantaran obat secara topikal yang dapat memberikan efek sistemik yang terkontrol melalui kulit menuju aliran darah. Sediaan patch dipasaran memiliki zat aktif sintetik yang bila digunakan dalam jangka panjang akan mengakibatkan efek samping yang tidak baik bagi tubuh. Oleh karena itu dilakukan eksplorasi dari bahan alam yang diduga memiliki aktivitas antiinflamasi. Salah satu tumbuhan tersebut adalah ruku-ruku (Ocimum tenuiflorum L.),hal ini dikarenakan ruku-ruku memiliki berbagai kandungan metabolit sekunder. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah fraksi n-heksan ruku-ruku dapat diformulasikan menjadi sediaan patch transdermal yang memiliki aktivitas antiinflamasi. Metode yang digunakan  yaitu simplisia diekstraksi dengan pelarut etanol destilasi 96%. Ekstrak etanol kemudian difraksinasi menggunakan metode Ekstraksi Cair-Cair (ECC) dengan pelarut n-heksan dan air. Sediaan patch dibuat 4 formula yaitu F0 (0%), F1 (1%), F2 (3%) dan F3 (5%) menggunakan metode solvent casting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sediaan patch memenuhi kriteria evaluasi. Aktivitas antiinflamasi tertinggi ditunjukkan pada formula F3 yaitu dengan persen inhibisi radang 79,16%. Jadi dapat disimpulkan bahwa fraksi n-heksan 5% dalam sediaan patch transdermal dapat memberikan aktivitas antiinflamasi, dan pada uji Post Hoc Test didapat bahwa F3 lebih signifikan dari kelompok uji lainnya.


Kata kunci : Antiinflamasi, Daun ruku-ruku, Fraksi n-heksan, Patch.

Article Details

Section
Articles