Pesan Dakwah Lingkungan Pada Foto Jurnalistik “Setahun Citarum Harum”


syawal febrian darisman(1*), Ujang Saepullah(2), Betty Tresnawaty(3)

(1) Antara, Indonesia
(2) UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Indonesia
(3) UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Indonesia
(*) Corresponding Author

Abstract


ABSTRACT

The purpose of this study was to determine the meaning of a moral message from a series of photo stories about the Citarum river. The study used a qualitative approach with the Charles Sanders Pierce model of semiotics. Where, Pierce's semiotic model is related to the triangle of meaning, namely the sign, object, and interpretant. The results showed that the moral message contained in this photo story is the importance of protecting the environment, especially rivers. Because rivers can support various living things such as animals, plants, and even humans. Then the photo of this story also shows the facts in the field so that people are aware and able to appreciate the river. Furthermore, this moral message is related to the process of constructive criticism for the government to prioritize resolving the Citarum river problem. The main moral message in the journalistic photo "A Year Citarum Harum" is related to environmental preaching activities to maintain the balance between humans and the universe.

ABSTRAK

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui makna sebuah pesan moral dari rangkaian foto cerita tentang sungai Citarum. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode semiotika model Charles Sanders Pierce. Dimana, model semiotika Pierce berkaitan dengan triangle of meaning, yakni sign, object dan interpretant. Hasil penelitian menunjukan bahwa pesan moral yang terdapat dalam foto cerita ini adalah pentingnya menjaga lingkungan hidup khususnya sungai. Karena sungai mampu menghidupi berbagai makhluk hidup seperti hewan, tumbuhan bahkan manusia. Kemudian foto cerita ini pun menunjukan fakta yang ada dilapangan agar masyarakat sadar dan mampu untuk menghargai sungai. Selanjutnya pesan moral ini berkaitan dengan proses kritik konstruktif bagi pemerintah agar memprioritaskan untuk menyelesaikan masalah sungai Citarum. Pesan moral utama yang terkandung dalam foto jurnalistik “Setahun Citarum Harum” berkaitan dengan aktivitas dakwah lingkungan untuk menjaga keseimbangan antara manusia dengan semesta.

Kata Kunci: Foto Cerita, Pesan Moral, Kerjasama


Keywords


Keywords: Story Photos, Moral Messages, Cooperation

References


Abdurahman, N. (2014). Analisis Semiotika Terhadap Foto Jurnalsitik Tentang Sikap Netralitas Pers (Penelitian di Media Online Bandungnewsphoto.com Rubric Pojok Gedung Sate Edisi 1 Februari-28 Februari 2014). Skripsi, Jurusan Ilmu Komunikasi Jurnalistik, Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati, Bandung.

Aniatsari, I. (2018). Pemberitaan Konflik FPI dan GMBI pada Pikiran Rakyat, Republika dan Tribun Jabar dalam Annaba: Jurnal Ilmu Jurnalistik Volume 3(1), 46-66.

Anisa, H. T. (2016). Analisis Foto Pejuang Cilik Dari Lambung Bukik Dalam Rubric Foto Pecan Ini Di Harian Kompas (Edisi 18 November 2012). Skripsi, Jurusan Ilmu Komunikasi Jurnalistik, Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati, Bandung.

Bogdan, R & Taylor, S. (1990). Pengantar Metode Kualitatif. Surabaya: Usaha Nasional.

Firdaus, A (2016). Analisis Foto Korban Senjata Kimia Perang Vietnam (Jefri Tarigan, Agent Orange The 3rd Generation, 2015). Skripsi, Jurusan Ilmu Komunikasi Jurnalistik, Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati, Bandung.

Fitri, F. (2017). Urgensi Jurnalistik Islam dalam Dakwah di Media Baru, Journal of Islamic Studies and Humanities, 2(2), 1-20.

Fua, J. L., & Wekke, I. S. (2017). ISLAM DAN KONSERVASI: Pendekatan Dakwah dalam Pelestarian Lingkungan, Al-Tahrir, 17(2).

Hardoyono, F. (2009). Menggagas Dakwah Penyelamatan Lingkungan, KOMUNIKASI: JURNAL DAKWAH DAN KOMUNIKASI, 3(1), 20-36.

Junaidi, M. (2010). Formulasi Dakwah Terhadap Keselamatan Lingkungan, Tajdid, 9(1).

Kango, A. (2014). Jurnalistik Dalam Kemasan Dakwah, Jurnal Dakwah Tabligh, 15(1), 105-114.

Karim, A. (2017). Jurnalistik dan Dakwah Islam, At-Tabsyir, 5(2), 21-42.

Kasman, S. (2017). Jurnalistik Dakwah (Sebuah Model Komunikasi Islami), Jurnalisa, 4(1), 46-60.

Kovach & Rosenstie. (2003). Sembilan Elemen Jurnalisme. Jakarta : Yayasan Pantau.

Muhyiddin, A. (2010). Dakwah Lingkungan Perspektif Al-Qur’an, Jurnal Ilmu Dakwah, 5(15).

Parwanto, W., & Rosdiawan, R. (2016). Menggali Akar-Akar Material (Maaddah) Dakwah Lingkungan, Al-Hikmah, 10(1), 1-15.

Purnama, F. (2019). Pemikiran Parni Hadi tentang Jurnalisme dalam Communicatus: Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 3(1) 35-52.

Ramli. (2015). Dakwah dan Jurnalistik Islam (Perspektif Dakwah Islamiyah), Komunida: Media Komunikasi dan Dakwah, 5(1), 10-30.

Sobur, A. (2004). Semiotika Komunikasi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Solihin, A. (2018). Persepsi Wartawan Foto Bandung (WFB) tentang Pengalaman Peliputan Peristiwa Kerusuhan dalam Annaba: Jurnal Ilmu Jurnalistik Volume 3 (4), 57-76.

Suhadi. (2017). Dakwah Hukum Islam Model Komunikasi Jurnalistik, At-Tabsyir, 5(2), 1-20.

Sumadiria, A.S. H. (2006). Jurnalistik Indonesia. Bandung : Simbiosa Rekatama Media.

Sumayku, R. (2016). Pada Sebuah Foto Cerita: Cerita dan Filosofi Fotografi. Bandung: Kaifa Publishing.

Vera, N. (2015). Semiotika dalam Riset Komunikasi. Bogor: Ghalia Indonesia.

Wijaya, T. (2011). Foto Jurnalistik dalam Dimensi Utuh. Jakarta: Sahabat.




DOI: https://doi.org/10.15575/anida.v20i1.8964

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License

This Journal is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stat View MyStat