Analisis Kebutuhan Bahan Ajar Biologi untuk Siswa SMA Ditinjau dari Tingkat Kesulitan Materi, Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi, dan Keaktifan Belajar Siswa

Nurul Zakiyatin Nisak(1*)

(1) 
(*) Corresponding Author

Abstract


Tujuan penelitian ini yakni untuk mengetahui kebutuhan bahan ajar dalam pembelajaran biologi di SMA dilihat dari tingkat kesulitan materi menurut siswa, pengembangan keterampilan berpikir tingkat tinggi melalui kegiatan pembelajaran, serta keaktifan siswa dalam mengikuti pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang dilakukan pada bulan Mei 2018 di Bandar Lampung. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan metode. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi menggunakan angket. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan persentase jawaban angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) siswa mengalami kesulitan dalam mempelajari materi jaringan hewan (55.71%), jaringan tumbuhan (54.29%), sistem gerak (54.29%), sel (48.57%), sistem peredaran darah (42.86%), dan sistem koordinasi (32.86%); (2) pembelajaran biologi yang dilakukan belum mampu mengembangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi secara optimal; dan (3) siswa kurang aktif dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu dibutuhkan bahan ajar biologi untuk SMA yang dapat mengatasi kesulitan siswa, mengembangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi, dan meningkatkan keaktifan/keterlibatan siswa dalam pembelajaran.


Keywords


analisis kebutuhan, bahan ajar, biologi SMA, kebutuhan bahan ajar, materi biologi

Full Text:

PDF (Indonesian)

References


Angraini, G., & Sriyati, S. (2019). Analisis kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa SMAN kelas X di Kota Solok pada konten biologi. Journal of Education Informatic Technology and Science, 1(1), 114-124.

Arends, R. (2012). Learning to Teach. 9th Ed. McGraw-Hill: New York.

Arsanti, M. (2018). Pengembangan bahan ajar mata kuliah penulisan kreatif bermuatan nilai-nilai pendidikan karakter religius bagi mahasiswa Prodi PBSI, FKIP, UNISSULA. Jurnal KREDO, 1(2), 71-90.

Cimer, A. (2012). What makes biology learning difficult and effective: students’ views. Educational Research and Reviews, 7(3), 61-71.

Direktorat Pembinaan SMA. (2010). Juknis Pengembangan Bahan Ajar SMA. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan: Jakarta.

Etobro, A. B., & Fabinu, O. E. (2017). Students’ perceptions of difficult concepts in biology in senior secondary schools in Lagos State. Global Journal of Educational Research, 16, 139-147.

Fatmawati, H., Mardiyana., & Triyanto. (2014). Analisis berpikir kritis siswa dalam pemecahan masalah matematika berdasarkan pola pada pokok bahasan persamaan kuadrat. Jurnal Elektronik Pembelajaran Matematika, 2(9), 899-910.

Greenstein, L. M. (2012). Assessing 21st Century Skills: A Guide to Evaluating Mastery and Authentic Learning. Corwin: California.

Hidayati, N. (2016). Hasil Belajar dan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Madrasah Tsanawiyah dalam Pembelajaran IPA Melalui Kerja Ilmiah. In Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning (pp. 118-127). Surakarta, Indonesia: Biology Education Department, Universitas Sebelas Maret.

Irsyad, T., Wuryandini, E., Yunus, M., & Hadi, D. P. (2020). Analisis keaktifan mahasiswa dalam proses pembelajaran statistika multivariat. Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha, 12(1), 89-96.

Karthwohl, D. R. (2002). Revision of bloom’s taxonomy: an overview. Theory Into Practice, 41(4), 212-218.

Kurniawan, H. (2015). Analisis Keterampilan Pemecahan Masalah pada Pembelajaran Matematika. In Seminar Nasional Pendidikan Meretas Sukses Publikasi Ilmiah Bidang Pendidikan Jurnal Bereputasi (pp. 67-73). Surakarta, Indonesia: Universitas Sebelas Maret.

Kurniawati, M., Sajidan., & Ramli, M. (2019). Analisis Keterampilan Memecahkan Masalah Siswa SMA. In Biology Education Conference (pp. 75- 78). Surakarta, Indonesia: Universitas Sebelas Maret.

Lestari, A., Tindangen, M., & Akhmad. (2016). Analisis Kemampuan Berpikir Kritis dengan Model Pembelajaran Inkuiri pada Pembelajaran Biologi Kelas VII-A SMP Negeri 3 Long Kali tahun ajaran 2015/2016. In Seminar Nasional II Biologi, Sains, Lingkungan, dan Pembelajaran (pp. 355?373). Samarinda, Indonesia: Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Mulawarman.

Lisliana., Hartoyo, A., & Bistari. (2016). Analisis kemampuan berpikir kreatif siswa dalam menyelesaikan masalah pada materi segitiga di SMP. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa, 5(11), 1-11.

Marpaung, D. (2018). Penerapan metode diskusi dan presentasi untuk meningkatkan minat dan hasil belajar siswa di kelas XI IPS-1 SMA Negeri 1 Bagan Sinembah. School Education Journal, 8(4), 360-368.

Naziah, S. T., Maula, L. H., Sutisnawati, A. (2020). Analisis keaktifan belajar siswa selama pembelajaran daring pada masa Covid-19 di Sekolah Dasar. Jurnal JPSD, 7(2), 109-120.

Ni’mah, F. (2017). Penerapan strategi pembelajaran active knowledge sharing disertai media video untuk meningkatkan keaktifan belajar IPA siswa kelas VII. Jurnal Profesi Keguruan, 3(1), 43-59.

Nuraini, R., & Suparman. (2018). Deskripsi Kemampuan Berpikir Kritis dan Kreatif Siswa Melalui Penerapan Pendekatan Saintifik. In Seminar Nasional Pendidikan Matematika Etnomatnesia (pp. 702-707). Yogyakarta, Indonesia: Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa.

Nurman, R., Hala, Y., & Bahri, A. (2018). Profil Keterampilan Metakognitif dan Sikap Ilmiah Mahasiswa Jurusan Biologi FMIPA UNM. In Seminar Nasional Biologi dan Pembelajarannya (pp. 371-376). Makassar, Indonesia: Jurusan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Makassar.

Ozcan, T., Ozgur, S., Kat, A., & Elgun, S. (2013). Identifiying and comparing the degree of difficulties biology subjects by adjusting it is reasons in elemantary and secondary. Procedia-Social and Behavioral Sciences, 116, 113-122.

Raida, S. A. (2018). Identifikasi materi biologi SMA sulit menurut pandangan siswa dan guru SMA Se-Kota Salatiga. Journal of Biology Education, 1(2), 2009-2022.

Sadjati, I. M. (2012). Pengembangan Bahan Ajar. In Hakikat Bahan Ajar (pp. 1-62). Universitas Terbuka: Jakarta.

Subiantoro, A. W., & Fatkurohman, B. (2009). Keterampilan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran biologi menggunakan media koran. Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains, 14(2), 111?114.

Sudarisman, S. (2015). Memahami hakikat dan karakteristik pembelajaran biologi dalam upaya menjawab tantangan abad 21 serta optimalisasi implementasi Kurikulum 2013. Jurnal Florea, 2(1), 29-35.

Surata, I. N., Kustoro, B., & Abdurahman. (2013). Analisis keterampilan berpikir kritis siswa berdasarkan model siklus belajar dan penalaran formal. Jurnal Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan, 1(3), 1-15.

Susilowati., Sajidan., & Ramli, M. (2017). Analisis Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Madrasah Aliyah Negeri di Kabupaten Magetan. In Seminar Nasional Pendidikan Sains (pp. 223?231). Surakarta, Indonesia: Universitas Sebelas Maret.

Tekkaya, C., Özkan, Ö., & Sungur, S. (2001). Biology concepts perceived as difficult by turkish high school students. Journal of Hacettepe University Education Faculty, 21, 145-150.

Wahyuningsih,Y., Rachmawati, I., Setiawan, A., & Ngazizah, N. (2019). HOTS (High Order Thinking Skills) dan Kaitannya dengan Keterampilan Generik Sains dalam Pembelajaran IPA SD. In Seminar Nasional Pendidikan (SNDIK) I (pp. 227-234). Surakarta, Indonesia: Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Wardawaty, Arsyad, N., & Alimuddin. (2018). Analisis Keterampilan Metakognitif dalam Pemecahan Masalah Matematika Ditinjau dari Gaya Kognitif. Thesis. Universitas Negeri Makassar.

Wibowo, N. (2016). Upaya peningkatan keaktifan siswa melalui pembelajaran berdasarkan gaya belajar di SMK Negeri 1 Saptosari. Jurnal Electronics, Informatics, and Vocational Education, 1(2), 128-139.

Yulianis., Maharani, A. D., & Susanti, S. (2019). Analisis kemampuan berpikir tingkat tinggi pada materi sistem pertahanan tubuh siswa kelas XI SMA. Bioconcetta, 5(2), 105-112.

Zamzami., Sakdiah., & Nurbaiza. (2020). Analisis faktor kesulitan belajar mata pelajaran biologi siswa kelas X SMA Negeri 1 Krueng Barona Jaya Kabupaten Aceh Besar. Jurnal Dedikasi Pendidikan, 4(1), 123-133.

Zeidan, A., 2010. The relationship between grade 11 Palestinian attitudes toward biology and their perceptions of the biology learning environment. Int. J. Sci. Maths. Educ., 8, 783-800.




DOI: http://dx.doi.org/10.30998/edubiologia.v1i2.9629

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 EduBiologia: Biological Science and Education Journal

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Publish by

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Universitas Indraprasta PGRI

Editorial Office

Jl. Nangka No. 58 C Tanjung Barat Jagakarsa Jakarta Selatan

email: edu.biologia@unindra.ac.id atau edubiologiabsej@gmail.com

Garuda Ristekdikti

isjd drji pkp index

isjd Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.


pkp index